Setelah secara resmi menghentikan produksi Nissan GT-R R35 yang legendaris, nasib generasi penerusnya, R36, masih diselimuti ketidakpastian. Meskipun penggemar sangat menantikan kedatangan model ikonik ini, Nissan belum menentukan secara pasti apakah mobil sport ini akan didukung oleh mesin pembakaran internal tradisional, sistem hybrid, atau powertrain listrik murni.
Nasib Nissan GT-R R36
Direktur Kinerja Nissan, Guillaume Cartier, menyampaikan bahwa saat ini perusahaan “tidak memiliki rencana yang jelas” untuk penerus supercar tersebut. Hal ini disebabkan karena perusahaan sedang “menemukan banyak arah yang berbeda” untuk mobil tersebut.
Daftar Isi
Produksi terakhir Nissan GT-R R35 sendiri baru saja diluncurkan dari pabrik Nissan Tochigi pada Agustus 2025, menandai akhir dari perjalanan ikonik selama 18 tahun.
Nissan sebelumnya sempat mengintip masa depan GT-R melalui konsep Hyper Force yang diluncurkan pada tahun 2023. Konsep ini adalah supercar listrik empat mesin dengan tenaga lebih dari 1.360 tenaga kuda.
Terlepas dari kesan yang sangat mengesankan, CEO dan Presiden Nissan, Ivan Espinosa, menekankan bahwa proyek ini belum dikonfirmasi untuk memasuki produksi komersial. Espinosa menegaskan bahwa perusahaan “ingin nama GT-R satu hari kembali,” namun ia menambahkan bahwa “belum ada rencana konkret yang selesai” dan kembalinya belum akan terjadi dalam waktu dekat.
Kembalinya GT-R R36 dipersulit oleh kondisi internal Nissan. Di bawah kepemimpinan baru Espinosa, Nissan sedang dalam proses restrukturisasi portofolio produk dan berupaya keras untuk menghidupkan kembali penjualan global. Dalam konteks prioritas anggaran yang ketat, pengembangan supercar baru yang diproduksi terbatas mungkin bukan menjadi fokus utama saat ini.
Arah Nissan GT-R R36
Meskipun demikian, terdapat indikasi bahwa Nissan sedang mengembangkan penerus R35. Arah yang paling potensial adalah GT-R hibrida. Model ini kemungkinan akan menggabungkan mesin bensin berkinerja tinggi dengan powertrain listrik yang kuat, mengikuti jejak model sejenis dari pesaing Eropa seperti Ferrari 296 GTB (830 tenaga kuda) dan Lamborghini Temerario (920 tenaga kuda).
GT-R generasi baru dipastikan akan lebih kuat daripada GT-R NISMO R35 terakhir, yang menggunakan mesin V6 twin-turbo 3.8L dengan output 600 tenaga kuda dan torsi 652 Nm. Penggemar berharap Nissan segera merilis informasi yang lebih spesifik tentang arah GT-R, simbol kecepatan yang telah mengukir namanya selama hampir dua dekade.






